Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Juni 2010

Surat Cinta Untuk Kekasihku


















(Gambar di pinjam dari : http://www.brightcreationspoetry.com/loveletter.php)

Dear kekasih hati yang jauh disana,

Entah kenapa aku ingin sekali menulis surat padamu.
Tak tahu pula apa yang sebenarnya masih ingin kuungkapkan padamu.
Tak tahu lagi apa yang harus kuceritakan padamu.

Mungkin karena hatiku begitu resah
Mungkin karena masih bersisa kemarahan
Mungkin pula karena rindu yang masih menyala
Atau mungkin aku ingin sekali berjumpa

Kalau boleh aku bertanya....
Kemanakah kemesraan yang dulu ada
Kemanakah cintamu yang dulu begitu nyata

Kemanakah pedulimu padaku yang katanya sampai menutup mata?

Hilang sudahkah semua itu
Tertiup waktu sudah kah rasa itu
Ataukah begitu banyak kurangku
Begitu banyak alpaku mengertimu

Pertengkaran demi pertengkaran ini begitu melelahkan.
Tak juakah kau merasa lelah?
Pertengkaran itu hanya menyisakan luka
Resah menganga membuat rasa tak berhaluan
Tak inginkah kau , kita sudahi saja pertengkaran itu?
Tak inginkah kau kita bersayang-sayang seperti waktu dulu...

Kau ingin menyudahinya?
Tapi mengapa termasuk di dalamnya menyudahi hubungan kita?
Menyudahi rasa sayang dan cinta begitu saja...
Mematikan rasa sedemikian rupa
Tak ingin lagi saling memberi peduli

Itukah yang sebenar-benarnya kau inginkan...?
Melupakan semua rangkaian impian kita?
Melupakan segala kenangan yang ada?
Membuang sebuah nama ke saluran air tak berwarna?

Ah kekasihku...
Aku tetap ingin menulis surat ini padamu
Entah ini surat cintakah?
Aku sungguh tak tahu..

Hanya satu yang ingin kau tahu
Aku tak ingin kau menjauh dariku
Karena impianku seluruhnya memuat dirimu
Bagaimana bisa kuraih impianku
kalau kau tak ada lagi bersamaku....


Selasa, 01 Juni 2010

Menunggu Rindu

Andai dapat kuhentikan waktu
Memunguti debu itu
Satu per satu
Merangkai lagi segala rindu
Yang terus kusimpan di dalam kalbu
berbungkus cinta yang terobek ragu
Berlumur luka yang teriris sembilu

Andai kau tahu
Cintaku kan tetap menjadi milikmu
Walau kau kini menjauh dariku
Walau kau tak lagi menginginkan diriku
Walau stiap kata menjadi menyakiti kalbu
Membuat rasa dingin membeku

Tak bisakah kau luangkan relung hatimu
Menyisihkan sedikit amarah yang mengotori kelambu
Tuk dengarkan sedikit kata dari mulutku
Betapa aku merindukan dirimu
yang dulu sangat menyayangiku
yang dulu berselimut perhatian membiru
yang dulu cintamu berlumur madu

Ah..... kini yang aku tahu
Rasa hatimu telah membeku
Meninggalkanku tercampak dalam rindu
Melukakan hati yang tak pernah jemu
Menunggunya kembali rindu itu
Cinta itu
Mimpi itu
Rasa itu

Karena tanpamu
Aku akan benar-benar membeku
Yang akan terkubur dan membatu...

(c) Cha..... 25 Mei 2010

Rindu Aozora

Rindu Aozora

Ribuan derai air mata
Akhirnya tumpah jua
Tak terbendung rasa
Tak tertahankan sakitnya
Tetes-tetesnya membawa butiran luka
Tiap titiknya.....
Membungkus dahaga
Penuh cinta...
Terluka....

Dalam sepihan cinta
Yang berserakan penuh lara
Mencoba kembali merangkai asa
Menjahit cinta yang tersisa
Menyulam rindu yang semakin membara
Merangkai mimpi yang sempat ke angkasa
Mencoba meraih bintang di aozora
Menggapai-gapai hatimu jauh disana
Berharap cinta untukku masih ada

Namun ternyata.......
Semua kenapa terlihat sia-sia
Kau menjauh dari dekapan cinta

Yang ada...
Cinta yang berbalur luka
Meninggalkan rindu dalam bilur-bilur nestapa
Sakitnya sungguh tak terkira
Ketika kesadaran memenuhi dada
Cinta matiku bermain dalam ruang hampa
Penuh tangisan airmata
Meninggalkan kenangan semata
Mencampakkan mimpi yang tertinggal dalam bayang aozora

Aku akan merindukanmu ..... Hai Aozora
Sampai nanti kelak kumenutup mata.....


(c) Cha....20 mei 2010

Note : Aozora : dalam bahasa Jepang artinya Langit Biru

Minggu, 18 April 2010

Sahabatku

Aku pernah memilikimu.
Sebagai salah satu sahabat terbaikku.
Namun entahlah apa masih bgitu.
Sampai hari ini entah berapa windu.
Aku tak pernah tahu.
Semua mungkin saja berlalu.
Dengan berjalannya waktu.
Dengan detiknya yang tak pernah menentu.
Sampai kapanpun itu.
Aku ingin kau tahu.
Dan tolong kau ingat dalam kalbu.
Bahwa bagiku.
Kau adalah sahabat kesayanganku
Satu-satunya yang tak pernah lekang oleh waktu.
Yang akan kurindukan slalu.

Selasa, 30 Maret 2010

Dalam Hujan Kau Pergi

Berdiri ku disini
Dalam tetesan hujan dimalam ini
Titik demi titik terus membasahi
Rembesen beku ngilukan hati.

Aku ingin terus disini.
Dalam dingin yang menguliti
Dalam kekosongan hati.

Biarlah ku terus bgini...
Menangis bersama bumi..
Menangisi kepedihan hati
Menikmati tiap tetesan hujan dalam tangis yang tak dapat kuhenti...

Aku masih ingin disini...
Dalam hujan tak ada yang tau apa yg kutangisi...
Dalam hujan aku tetap ingin menari...
Melihat kaburnya bayangmu yang mulai berlari...

Dalam hujan ini,
Aku tak ingin kau pergi

(c) cha(260310)

Rabu, 03 Maret 2010

Ilusi dengusan semeru disenja hari

Hampa...
Ktika mlm mulai mbalut raga.
Sbuah knangan munculkan nama

Sbuah cinta yg pnah tinggal disudut hati.

Sbuah pelukan hangat di senja hari
Saat kau kt kan akulah yg kau ingini
Ditemani spasang gelas cincau manis beraroma melati

Sosok tinggi melingkarkan lengan memeluk mimpi

Menghitung tiap dengusan debu Semeru dgn hati-hati...
Menghias sribu cinta utk kunikmati
Walau hanya skedipan ilusi.
Trima kasih kau pnah mampir disini.
Diseonggok hati yg slalu mrasa sepi.

(c) Cha 23022010

Impian

Impian begitu susahnya kah untuk diraih?
Impian terlalu melelahkan kah untuk di jangkau hanya dengan dua tangan yang kumiliki?
Atau impian yang tak masuk akal kah hingga aku nyaris tak dapat mewujudkannya?
Namun impian yang kurangkai ini bukan hanya impianku sendiri kan?
Atau mungkin memang benar hanya impianku sendiri?

Impian yang slalu menghiasi mimpi-mimpi dalam tidurku
Impian yang selalu membuatku kuat untuk terus melangkah dalam hari-hari kelabuku.
Impian yang membuatku kembali berdiri tegak saat aku jatuh terpuruk.
Impian dimana kau akan selalu ada untukku....

Namun hanya dalam impianku saja kah kau selalu hadir?
Dalam impian sajakah kau kan selalu memegang tanganku hingga aku tak merasa sendirian?
Dalam impian sajakah aku dapat berbaring dalam rengkuhan hatimu yang menenangkan?
Atau hanya cuma impian saja aku dapat memilikimu sampai akhir hidupku?

Entahlah...
Aku benar-benar dibuat lelah oleh impian ini.
Seluruh hati, jiwa dan raga tercurah sudah dlm impian ini
Jika suatu saat kau tak ada lagi dalam impianku ini
Bagaimana aku dapat melanjutkan hidupku?
Karena semuanya telah kuberikan untuk impian ini.
Dan walaupun suatu saat aku kecewa karena ternyata impian ini hanya impianku sendiri...
Aku tak akan pernah menyesalinya karena kau pernah hadir disini.
Namun aku kan mulai melangkah pergi....
Menghilang dari impian yang ternyata mengkhianati hati

Jumat, 04 Desember 2009

Kenangan dalam Ingatan

Tahun - tahun silam terlewati
Perkenalan denganmu begitu membuncahkan hati
Hanya dalam dunia maya kita merangkai hati
Kata demi kata menyamakan visi
perdebatan demi perdebatan menjadi warna yang menghiasi

Sampai kala itu kau bilang ingin bertemu
Dan kita merangkai cerita di Kota Batu
Di Cuban Rondo kita duduk menghabiskan waktu
membuat foto di bawah guyur hujan dan air terjun Cuban itu

Tapi kok tak kau bilang kau cinta aku
Tak pula kau bilang ingin bersamaku
Kukira saat itu hatimu bukan untukku
Dan kau pulang membawa sedikit luka

Tapi ternyata cerita tidak sampai disitu
Hatimu tetaplah untukku
Dan dalam hujan disalah satu saat kala itu
Kau ingin mencintaiku
sampai habis umurmu

Kau mencintaimu
apa adanya diriku
segalanya tentangku
dari ujung rambut sampai ujung kakiku
semua itu terucap dari mulutmu
terwujud dalam setiap lakumu
tersirat bagaimana kau menjagaku

Dan saat ini ku bilang padamu
Aku mencintaimu dalam segala lakumu
Dan kau tak tergantikan dihatiku ^_^

Kamis, 19 November 2009

Tahu Ga.........?

Tau Ga..... Pertama kali bertemu denganmu
Seperti dejavu.......
aku merasa telah mengenalmu bertahun-tahun lalu
aku mengenalmu lebih dari yang aku bayangkan
dan ternyata ... perasaan awal ini memang benar
seperti itulah dirimu...
Dirimu seperti yang kukenal bertahun-tahun lalu.

Tau Ga.... Saat pertengkaran pertama kita
Sejak itu aku selalu ragu
Benarkah kau sungguh mencintaiku
Benarkah kau adalah jodoh sejatiku
Benarkah kau tak mau kehilanganku
Atau benarkah aku tak akan pernah melepasmu pergi
Dan sejuta pertanyaan benarkah terus menggelayuti
tahun-tahun kebersamaan kita

Tau ga.... Sejak kau selalu ada disisiku
atau ketika kau berjauhan denganku
dalam pikiranku ..........
yang ada selalu kamu
dalam setiap desah nafasku ......
tak lepas dari namamu
dalam setiap detik hari-hariku
aku tak ingin kau menghilang dari diriku.

Tau ga..... aku mungkin terlahir egois
aku sangat keras kepala
aku terlalu ingin menang sendiri
aku tak ingin tersaingi dengan apapun
aku yang terlalu manja
aku yang kadang tak bisa berdiri sendiri
Semua karena kmu....
Karena kau yang memanjakanku
karena kau yang menuruti apa mauku
karena kau menjaga aku
karena kau memperhatikan aku dengan posesifmu

Tau ga.....
Sekarang aku memilih pergi darimu
Dengan rasa sakit
Dengan pegangan yang terlepas dari tanganku
Dengan kegelapan yang menyelimuti
karena cahaya yang selalu kukejar
karena cahaya yang selalu ada untukku
karena cahaya yang menghiasi hariku
ternyata merasa tersiksa dengan kehadiranku
tersiksa dengan kemanjaan dan keras kepalaku
Tersiksa sehingga tak terbayang lagi apa manisnya hidup
Tersiksa sehingga jalan kenangan begitu suram


Tau ga......
Seandainya kmu memberiku waktu
Seandainya kmu tak berkukuh dengan maumu
Seandainya kau biarkan saja mauku begitu dulu
Mungkin aku tak akan setega itu pula meniatkan kebencianku
Mungkin aku akan berpikir ulang sehingga menghapus dendamku
Mungkin aku akan menurutimu dengan berjalannya waktu
tapi sayang.... kau tak tau
kau tak berusaha tau
kau ternyata tak tau aku
kau ternyata tak mengenalku
dan kau ternyata hidup berdampingan dengan orang yang tak kau tau

Tau ga.....
Sayap-sayap patah berdarah-darah
Lukanya besar membiru penuh nanah
Sakit nya nyaris tak berasa sudah
kau ternyata tak bisa membasuhnya
Aku seumur hidup akan tetap merasakan inilah luka

Selasa, 20 Oktober 2009

Haruskah Ku Menyerah

Jalan ini begitu melelahkan
Terjal dan berbatu ini begitu susah terlewatkan
Rintangan demi rintangan menghadang
Sungguh susah kuseretkan langkah

Permintaan demi permintaan
Tolakan demi tolakan sebagai jawaban
Kata tunggu bagai tak bisa tertepati
Melukai hati kecil yang entah apa sudah mengerti

Pandangan mata kecewa
Tangisan tertahan terhias tawa
Aku tau kau berusaha mengerti...
Aku tau kamu berusaha memahami
Aku berjuang sendiri

Haruskah ku menyerah?
Haruskah aku terdiam pasrah?


(c) Cha, 21 Oktober 2009

(Note: sepertinya aku tak tega menyerah hanya untuk meruntuhkan hati kecil
yang menggantungkan harapannya di tanganku. Kala ku dengar kau puji aku di sela2 kau membantuku
"Ibuku Hebat......" serasa aku ingin menggapaikan bulan untukmu. Serasa seluruh dunia, ku ingin tahu, betapa aku ingin memenuhi segala impiannya.... Walau dengan tanganku sendiri, dengan tetesan keringat dan airmataku....)

Senin, 12 Oktober 2009

Tak tergapai

Aku tak mngenalmu. Aku tak prnah bjumpa dgnmu. Tp seolah aku mengenalmu. Tawamu. Candamu.
Suaramu.
Memenuhi sluruh relung rinduku.
Menghiasi mimpi tak bkesudahan akan kbahagiaan.

Tp kau adalah kabut alam. Dgn cpt kau hilang thembus penghalang.

Tanganku tak sanggup tuk meraih. Dayaku tak sanggup tuk mengejar. Sberapapun kuat kuingin mendapat. Sberapapun kencangku berlari.
Kau trs blari. Meninggalkan jejak2 bisu tnpa jawaban. Meninggalkan bayang knangan yg nyaris tiada.
Aku menginginkanmu. Tp kau tak tgapai

Minggu, 11 Oktober 2009

Badai

Dlm angin kau datang... Melewatiku
Lalu menghilang
Dalam hujan kau datang, tinggalkan titik2 air basah mengenaskan.
Dalam malam kau datang, gelap tak berbayang.
Dalam petir kau datang, menyambar, menyakitkan.
Kau adalah badai, sekejap menghilang, mengakhiri dgn tangisan dan menyambar menyakitkan.

Aku membenci badai. Dan aku bencimu!!!


@cha,
sept 8,2009

Sabtu, 10 Oktober 2009

Tanpamu

Tanpamu....
Smua kata menjadi tiada.
Smua rasa jd hampa.
Debatan tinggal gelora...

Tak ada lg belaian mesra. Tak ada rengkuhan tgn penghapus airmata.

Pelukan hangat tinggal bayangan penghias lara.
Sandaranku hilang entah kmana...

Aku tanpamu bukan apa-apa.
Aku tanpamu penuh selimut luka.
Tarian menyayat mengiris nadi krinduan raga...
Tangisan merindukan canda.

Tnpamu...
Kuatkah kujalani asa. Lalui jalan2 panjang lewati berbagai masa...

Cinta...
Aku tanpamu, penuh dahaga....

(c) cha.. 10-10-09

Jumat, 09 Oktober 2009

Tarian Hujan

Tangisan hati menari dlm hujan.
Kukira dlm hujan airmata tak berasa.
Kukira dlm hujan rasa sakit takkan terasa
Tnyata dlm hujan aku tpuruk dlm asa

Bkali2 dlm hujan, kau kenalkan tawa.
Dlm hujan pula, pjalanan jogja - sby kau nyatakan cinta.

Kini dlm hujan aku terluka. Serpihan tangisan ttp ingin merajut kata

Aku tak ingin hujan bhenti. Biarlah dlm tarian hujan ini asa ku bawa mati...

Tarian hujanku takkan pernah bhenti.
Krn disini aku merasa terus kau temani.

(c) cha
You are the best i ever had.

Cha...yang....

dalam diam ku menangis tertahan
dalam diam ku rindu tak terungkap
dalam diam ada cinta yg membiru
dan dalam diam ku bukan berarti tak tahu apa
yg kamu lakukan dalam diam dan kebisuan

ingin ku lari dari bayang wajahmu
ingin ku membenci dirimu
tapi yg terjadi adalah sebaliknya
smakin ku membencimu,smakin dalam rasa cinta
dan kenyataan ini bgitu menyiksa ku

mungkin smua ini karena adanya kehadiranmu
yg tanpa sengaja dapat slalu indahkan seluruh hari-hari ku
ktenangan jiwa mu adalah ketegaran dlm tiap langkah ku

diri ku bagaikan debu yang ditiup oleh angin
tanpa bisa melawan
diri ku bagaikan sebatang kayu
yg apabila dibuang dalam sungai
diri ku kan hanyut terbawah arus

stiap malam berlalu sll saja tak pernah tersenyum
ingin ku menghantarkan mimpi indahmu
mata ku terpejam, hatipun menangis
menantikan dirimu didalam kesunyian malam

kau hadir disaat hati ku sepi
kau bawa sejuta pesona
setelah kuhanyut dalam pesonamu
baru ku sadari kau juga bawa sejuta siksa

seakan bibirmu bicara
yg tak mampu tuk berkata
jangan biarkan ku tersiksa
merintih tak berdaya diantara kesan senyummu

setiap malam dipenuhi penyesalan dan kecewa
ingin ku akhiri langkah yg tersiksa
biarlah semua terbang dgn belas keujung dunia
ku ingin duniaku sll terbebas dari pertanyaan
pahitnya kenyataan terus menghujam

ketika hatiku tak mampu
membayangakn rasa diantara kita
ditempat yg sunyi ini kau genggam jemari tanganku
menatap mentari yang tenggelam...........

dalam diam kuberharap
kan datang suatu keajaiban
yg mmbuatmu merasakan bahwa bulan&bintang
bisa mencatat sebuah kerinduan

saat mulutku hrs terbungkam
saat kakiku hrs telanjang
dan saat kakiku hrs dibelenggu
kuingin ada keajaiban
dalam diam dan kebisuan

ku ingin kau tahu
hatiku sepi tanpamu
hatiku layu tanpa siraman kasihmu
senyummu rapikan serpihan hatiku
dekapanmu meneteskan sejuk dihatiku
ku tak ingin kita malu
pada bulan dan bintang itu

karena ku tlah berjanji
bahwa diam adalah cinta sejatiku
ku ingin kau tahu
dalam diam ada namamu
dalam diam ku slalu mengingatmu
dan dalam diam ku kan slalu setia......padamu

cinta didunia ini bagaikan batu
yg apabila ditumbuhi akan cepat rapuh & memudar
cinta tak slamanya memiliki
tetapi hati akan dapat tersentuh
oleh orang yg suci dan tulus seorang insan manusia

tetes air mata ungkapan galaunya hati
indahnya rasa kebersamaan bersamamu
ku yakin rasa ini tak akan pernah padam
dalam rindu yg slalu mempersatukan kita

cha...yang....

(Kredit to Punto Wicaksono
Orang yang pernah menciptakan puisi terindah untukku.
Tapi takdir menentukan lain... aku tak kan pernah bisa memilikinya
sampai akhir nafas seperti yang di janjikannya padaku.)

Kau dan Aku

kau.. aku..
Tak lagi terjalin asa yg sama
Sgala perbedaan tak lagi tersembunyi

kau... aku...
Ada jarak yg membentang
Memisahkan jiwa dan hati tak terengkuh
Kian ku sadari...
Smakin jelas dan nyata

Cinta ku yg begitu dalam
tersirat tak ayal lagi
hatiku bercerita kosong.. hampa..
diam dlm bisu yg berkepanjangan

kau... aku...
apa harus begini adanya?
Mengapa jalan kita tak lagi setujuan
kenapa terlalu terjal tuk diarungi berdua
benarkah terlalu sempit tuk dilewati bersama
apa mungkin memang harus begini adanya?
kau... aku..
asa itu hilang
haruskah tak perlu saling memiliki???

T_________________T

Senin, 25 Februari 2008

ArTi NaMaKu….. HaLah… HaLah ..

MONICA OCTAVIA ANGGEN
Mengandung Arti:

- Perasaan pada keadilan
- Kecelakaan dan tabiat pelupa
- Kesesatan dan kedukaan
- Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
- Sifat pengasih dan penyayang
- Berkah Tuhan
- Ketelitian yang berlebihan
- Kemasyhuran dan pernikahan
- Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
- Keangkeran dan pengaruh kekuasaan
- Tercerai dari pasangan hidup>>>>>>>>>>>>>> AAAAaaaaAAA ini Jelek BuanGet
- Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan