Aku tak mngenalmu. Aku tak prnah bjumpa dgnmu. Tp seolah aku mengenalmu. Tawamu. Candamu.
Suaramu.
Memenuhi sluruh relung rinduku.
Menghiasi mimpi tak bkesudahan akan kbahagiaan.
Tp kau adalah kabut alam. Dgn cpt kau hilang thembus penghalang.
Tanganku tak sanggup tuk meraih. Dayaku tak sanggup tuk mengejar. Sberapapun kuat kuingin mendapat. Sberapapun kencangku berlari.
Kau trs blari. Meninggalkan jejak2 bisu tnpa jawaban. Meninggalkan bayang knangan yg nyaris tiada.
Aku menginginkanmu. Tp kau tak tgapai
Senin, 12 Oktober 2009
Minggu, 11 Oktober 2009
Badai
Dlm angin kau datang... Melewatiku
Lalu menghilang
Dalam hujan kau datang, tinggalkan titik2 air basah mengenaskan.
Dalam malam kau datang, gelap tak berbayang.
Dalam petir kau datang, menyambar, menyakitkan.
Kau adalah badai, sekejap menghilang, mengakhiri dgn tangisan dan menyambar menyakitkan.
Aku membenci badai. Dan aku bencimu!!!
@cha,
sept 8,2009
Lalu menghilang
Dalam hujan kau datang, tinggalkan titik2 air basah mengenaskan.
Dalam malam kau datang, gelap tak berbayang.
Dalam petir kau datang, menyambar, menyakitkan.
Kau adalah badai, sekejap menghilang, mengakhiri dgn tangisan dan menyambar menyakitkan.
Aku membenci badai. Dan aku bencimu!!!
@cha,
sept 8,2009
Label:
Puisi
Sabtu, 10 Oktober 2009
Tanpamu
Tanpamu....
Smua kata menjadi tiada.
Smua rasa jd hampa.
Debatan tinggal gelora...
Tak ada lg belaian mesra. Tak ada rengkuhan tgn penghapus airmata.
Pelukan hangat tinggal bayangan penghias lara.
Sandaranku hilang entah kmana...
Aku tanpamu bukan apa-apa.
Aku tanpamu penuh selimut luka.
Tarian menyayat mengiris nadi krinduan raga...
Tangisan merindukan canda.
Tnpamu...
Kuatkah kujalani asa. Lalui jalan2 panjang lewati berbagai masa...
Cinta...
Aku tanpamu, penuh dahaga....
(c) cha.. 10-10-09
Smua kata menjadi tiada.
Smua rasa jd hampa.
Debatan tinggal gelora...
Tak ada lg belaian mesra. Tak ada rengkuhan tgn penghapus airmata.
Pelukan hangat tinggal bayangan penghias lara.
Sandaranku hilang entah kmana...
Aku tanpamu bukan apa-apa.
Aku tanpamu penuh selimut luka.
Tarian menyayat mengiris nadi krinduan raga...
Tangisan merindukan canda.
Tnpamu...
Kuatkah kujalani asa. Lalui jalan2 panjang lewati berbagai masa...
Cinta...
Aku tanpamu, penuh dahaga....
(c) cha.. 10-10-09
Label:
Puisi
Jumat, 09 Oktober 2009
Tarian Hujan
Tangisan hati menari dlm hujan.
Kukira dlm hujan airmata tak berasa.
Kukira dlm hujan rasa sakit takkan terasa
Tnyata dlm hujan aku tpuruk dlm asa
Bkali2 dlm hujan, kau kenalkan tawa.
Dlm hujan pula, pjalanan jogja - sby kau nyatakan cinta.
Kini dlm hujan aku terluka. Serpihan tangisan ttp ingin merajut kata
Aku tak ingin hujan bhenti. Biarlah dlm tarian hujan ini asa ku bawa mati...
Tarian hujanku takkan pernah bhenti.
Krn disini aku merasa terus kau temani.
(c) cha
You are the best i ever had.
Kukira dlm hujan airmata tak berasa.
Kukira dlm hujan rasa sakit takkan terasa
Tnyata dlm hujan aku tpuruk dlm asa
Bkali2 dlm hujan, kau kenalkan tawa.
Dlm hujan pula, pjalanan jogja - sby kau nyatakan cinta.
Kini dlm hujan aku terluka. Serpihan tangisan ttp ingin merajut kata
Aku tak ingin hujan bhenti. Biarlah dlm tarian hujan ini asa ku bawa mati...
Tarian hujanku takkan pernah bhenti.
Krn disini aku merasa terus kau temani.
(c) cha
You are the best i ever had.
Label:
Puisi
Cha...yang....
dalam diam ku menangis tertahan
dalam diam ku rindu tak terungkap
dalam diam ada cinta yg membiru
dan dalam diam ku bukan berarti tak tahu apa
yg kamu lakukan dalam diam dan kebisuan
ingin ku lari dari bayang wajahmu
ingin ku membenci dirimu
tapi yg terjadi adalah sebaliknya
smakin ku membencimu,smakin dalam rasa cinta
dan kenyataan ini bgitu menyiksa ku
mungkin smua ini karena adanya kehadiranmu
yg tanpa sengaja dapat slalu indahkan seluruh hari-hari ku
ktenangan jiwa mu adalah ketegaran dlm tiap langkah ku
diri ku bagaikan debu yang ditiup oleh angin
tanpa bisa melawan
diri ku bagaikan sebatang kayu
yg apabila dibuang dalam sungai
diri ku kan hanyut terbawah arus
stiap malam berlalu sll saja tak pernah tersenyum
ingin ku menghantarkan mimpi indahmu
mata ku terpejam, hatipun menangis
menantikan dirimu didalam kesunyian malam
kau hadir disaat hati ku sepi
kau bawa sejuta pesona
setelah kuhanyut dalam pesonamu
baru ku sadari kau juga bawa sejuta siksa
seakan bibirmu bicara
yg tak mampu tuk berkata
jangan biarkan ku tersiksa
merintih tak berdaya diantara kesan senyummu
setiap malam dipenuhi penyesalan dan kecewa
ingin ku akhiri langkah yg tersiksa
biarlah semua terbang dgn belas keujung dunia
ku ingin duniaku sll terbebas dari pertanyaan
pahitnya kenyataan terus menghujam
ketika hatiku tak mampu
membayangakn rasa diantara kita
ditempat yg sunyi ini kau genggam jemari tanganku
menatap mentari yang tenggelam...........
dalam diam kuberharap
kan datang suatu keajaiban
yg mmbuatmu merasakan bahwa bulan&bintang
bisa mencatat sebuah kerinduan
saat mulutku hrs terbungkam
saat kakiku hrs telanjang
dan saat kakiku hrs dibelenggu
kuingin ada keajaiban
dalam diam dan kebisuan
ku ingin kau tahu
hatiku sepi tanpamu
hatiku layu tanpa siraman kasihmu
senyummu rapikan serpihan hatiku
dekapanmu meneteskan sejuk dihatiku
ku tak ingin kita malu
pada bulan dan bintang itu
karena ku tlah berjanji
bahwa diam adalah cinta sejatiku
ku ingin kau tahu
dalam diam ada namamu
dalam diam ku slalu mengingatmu
dan dalam diam ku kan slalu setia......padamu
cinta didunia ini bagaikan batu
yg apabila ditumbuhi akan cepat rapuh & memudar
cinta tak slamanya memiliki
tetapi hati akan dapat tersentuh
oleh orang yg suci dan tulus seorang insan manusia
tetes air mata ungkapan galaunya hati
indahnya rasa kebersamaan bersamamu
ku yakin rasa ini tak akan pernah padam
dalam rindu yg slalu mempersatukan kita
cha...yang....
(Kredit to Punto Wicaksono
Orang yang pernah menciptakan puisi terindah untukku.
Tapi takdir menentukan lain... aku tak kan pernah bisa memilikinya
sampai akhir nafas seperti yang di janjikannya padaku.)
dalam diam ku rindu tak terungkap
dalam diam ada cinta yg membiru
dan dalam diam ku bukan berarti tak tahu apa
yg kamu lakukan dalam diam dan kebisuan
ingin ku lari dari bayang wajahmu
ingin ku membenci dirimu
tapi yg terjadi adalah sebaliknya
smakin ku membencimu,smakin dalam rasa cinta
dan kenyataan ini bgitu menyiksa ku
mungkin smua ini karena adanya kehadiranmu
yg tanpa sengaja dapat slalu indahkan seluruh hari-hari ku
ktenangan jiwa mu adalah ketegaran dlm tiap langkah ku
diri ku bagaikan debu yang ditiup oleh angin
tanpa bisa melawan
diri ku bagaikan sebatang kayu
yg apabila dibuang dalam sungai
diri ku kan hanyut terbawah arus
stiap malam berlalu sll saja tak pernah tersenyum
ingin ku menghantarkan mimpi indahmu
mata ku terpejam, hatipun menangis
menantikan dirimu didalam kesunyian malam
kau hadir disaat hati ku sepi
kau bawa sejuta pesona
setelah kuhanyut dalam pesonamu
baru ku sadari kau juga bawa sejuta siksa
seakan bibirmu bicara
yg tak mampu tuk berkata
jangan biarkan ku tersiksa
merintih tak berdaya diantara kesan senyummu
setiap malam dipenuhi penyesalan dan kecewa
ingin ku akhiri langkah yg tersiksa
biarlah semua terbang dgn belas keujung dunia
ku ingin duniaku sll terbebas dari pertanyaan
pahitnya kenyataan terus menghujam
ketika hatiku tak mampu
membayangakn rasa diantara kita
ditempat yg sunyi ini kau genggam jemari tanganku
menatap mentari yang tenggelam...........
dalam diam kuberharap
kan datang suatu keajaiban
yg mmbuatmu merasakan bahwa bulan&bintang
bisa mencatat sebuah kerinduan
saat mulutku hrs terbungkam
saat kakiku hrs telanjang
dan saat kakiku hrs dibelenggu
kuingin ada keajaiban
dalam diam dan kebisuan
ku ingin kau tahu
hatiku sepi tanpamu
hatiku layu tanpa siraman kasihmu
senyummu rapikan serpihan hatiku
dekapanmu meneteskan sejuk dihatiku
ku tak ingin kita malu
pada bulan dan bintang itu
karena ku tlah berjanji
bahwa diam adalah cinta sejatiku
ku ingin kau tahu
dalam diam ada namamu
dalam diam ku slalu mengingatmu
dan dalam diam ku kan slalu setia......padamu
cinta didunia ini bagaikan batu
yg apabila ditumbuhi akan cepat rapuh & memudar
cinta tak slamanya memiliki
tetapi hati akan dapat tersentuh
oleh orang yg suci dan tulus seorang insan manusia
tetes air mata ungkapan galaunya hati
indahnya rasa kebersamaan bersamamu
ku yakin rasa ini tak akan pernah padam
dalam rindu yg slalu mempersatukan kita
cha...yang....
(Kredit to Punto Wicaksono
Orang yang pernah menciptakan puisi terindah untukku.
Tapi takdir menentukan lain... aku tak kan pernah bisa memilikinya
sampai akhir nafas seperti yang di janjikannya padaku.)
Label:
Puisi
Kau dan Aku
kau.. aku..
Tak lagi terjalin asa yg sama
Sgala perbedaan tak lagi tersembunyi
kau... aku...
Ada jarak yg membentang
Memisahkan jiwa dan hati tak terengkuh
Kian ku sadari...
Smakin jelas dan nyata
Cinta ku yg begitu dalam
tersirat tak ayal lagi
hatiku bercerita kosong.. hampa..
diam dlm bisu yg berkepanjangan
kau... aku...
apa harus begini adanya?
Mengapa jalan kita tak lagi setujuan
kenapa terlalu terjal tuk diarungi berdua
benarkah terlalu sempit tuk dilewati bersama
apa mungkin memang harus begini adanya?
kau... aku..
asa itu hilang
haruskah tak perlu saling memiliki???
T_________________T
Tak lagi terjalin asa yg sama
Sgala perbedaan tak lagi tersembunyi
kau... aku...
Ada jarak yg membentang
Memisahkan jiwa dan hati tak terengkuh
Kian ku sadari...
Smakin jelas dan nyata
Cinta ku yg begitu dalam
tersirat tak ayal lagi
hatiku bercerita kosong.. hampa..
diam dlm bisu yg berkepanjangan
kau... aku...
apa harus begini adanya?
Mengapa jalan kita tak lagi setujuan
kenapa terlalu terjal tuk diarungi berdua
benarkah terlalu sempit tuk dilewati bersama
apa mungkin memang harus begini adanya?
kau... aku..
asa itu hilang
haruskah tak perlu saling memiliki???
T_________________T
Label:
Puisi
